sex and the city of me

Finally Jumat kemarin, gue nonton lagi di bioskop Nu Metro yg di Montecasino. Awalnya sih kita ke sana cuma buat jalan2 setelah pulang kantor buat makan es krim di Ola. Tapi begitu ngelihat judul2 film yg diputar di sana, wow … ternyata Sex and The City dah main bow. Ya udah, kita2 langsung histeris dan pada pengen nonton (padahal gue seumur2 belum pernah tahu ceritanya hehehe …).

Masuk ke dalam teater 8-nya, ternyata yang nonton cuma sedikit, belasan orang, dan rata2 couple2 gitu yang sudah sangat berumur. Aneh deh … tapi ya sudah, yang penting kita bisa bebas taruh barang2 kita dan selonjoran gak jelas. Gue aja bisa sempat2nya curi2 tidur di bahu Upiek. Coba di Jakarta, mana bisa gue begitu sama si Ndutz, bisa malu dia ma penonton2 yang lain yg sirik ngelihatin kita hehehe … (maaf ya Ndutz).

Masuk ke cerita, satu hal yang bikin gue langsung tertarik, baju2nya bow, keren2 pisan. Mo geng cewek2 itu nongkrong di rumah, mau tidur lah, jalan2 ke kafe lah, semua baju2nya fashionable abis. Bikin gue, meskipun cowok, kepingin pake baju2 yang rada2 fashionista, yang bikin style gue sedikit lebih modern sophisticated gitu, tapi gak berlebihan (bingung gue ngejelasinnya … bukan dunia gue sih hehehe …). Ok, ada satu momen yg menurut gue rada gak bagus bajunya, pas mereka datang ke pesta … ups, rada spoiler nih, gak usah dilanjutin deh hehehe … Yang pasti gaun pestanya menurut gue sedikit norak.

Mengenai cerita, okelah. Gak terlalu istimewa sih, rada mirip season khusus serial2 seperti itu. But bukan berarti jelek, cara pengemasannya bagus, cerita berjalan enak dan kita juga semangat ngikutinnya. Akting2nya jangan ditanya lagi, top lah. Saking topnya, ada adegan nudis yang bagianitunya -yg biasanya disensor- terlihat sedikit. Kita bertiga, kecuali Mbak Ana (poor you hehehe …), menyadari itu, lumayanlah buat hiburan hehehe … (kapan lagi bisa ngelihat hal2 kayak gitu di bioskop, kayaknya di Indo bakal disensor deh).

Yang pasti ada adegan yang bikin sedih (oke, gue ngaku, rada berairlah ni mata hehehe …), waktu mereka pada sendiri di malam tahun baru (ups, rada spoiler lagi hehehe …), tanpa pasangan, partner atau apapun itu. Dan gue kebayang, mungkin gue di lima tahun sepuluh tahun mendatang bakal seperti itu. Bayangin malam lebaran cuma sendiri di negeri antah berantah, tanpa ada orang yang bisa menemani, tanpa ada orang yang ngedukung. Mungkin gue terlalu berlebihan, tapi mengingat mimpi2 dan cita2 yang ingin gue capai dalam hidup mendatang, hal2 seperti ini masih kebayang sama gue. But if i have to face it, i would be.

oh ya, dan yang terakhir, nonton film ini, setelah serial gossip girl dan heroes, bikin gue pengen nyoba hidup di new york city. doain aja ya teman2 mudah2an tercapai. start pertama dari kota johannesburg ini (yg sebenarnya gak pernah kebayang dalam list kota2 yg ingin gue kunjungi), mudah2an nantinya selama hidup gue sempat ngerasain tinggal di sana. semoga …

Tentang guciano

me? just one of the human being that so unperfect, unbalance ... full of error ... but dream to be loved by entire humankind ...
Pos ini dipublikasikan di comment, movies, reporting. Tandai permalink.

2 Balasan ke sex and the city of me

  1. 4nightlife berkata:

    hmm nice blog and thanks for the valuable infos.

  2. guciano berkata:

    thanks for the comment. what a nice traveller blog also do u have🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s