The Signs …

biological-robot-disaster-scaled.jpg

wah ternyata kedatanganku ke Bandung kali ini kurang direstui tampaknya …

dimulai dari hampir telat naik travel, berangkat jam17.30, nyampe di wisma benhil jam 17.35. terus berputar-putar dahulu mencari travel baru yg mo kunaiki selama kira-kira 10 menit. nyampe2 hrs ngantri dulu buat ambil tiket, untungnya masih dapat meskipun nomor dua terakhir. Dan tiba-tiba harga travelnya naik dari 35ribu  menjadi 40ribu. Gk pa2lah … demi ke Bandung hehehe.

setelah dapat tiket, langsung keluar menuju mobil travel. O la la, ternyata kita dapatnya bis mini seukuran metro mini yg sepertinya dipersiapkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang hari libur. Yah … meskipun jadinya lebih rame, yg namanya mobil travel memang lebih nyaman daripada bis kali. Duduknya sempit-sempitan, terasa sesak …waduh … benar2 tidak nyaman.

 langsung menuju ke Bandung. seperti biasa di hari kerja menjelang hari libur, Jakarta macet luar biasa. Start dari Benhil jam 17.45 kalo gak salah, nyampe di gerbang tol Pondok Gede aja baru pada saat jarum jam menunjukkan angka 7. Belum lagi pas ke Bandungnya juga agak macet, ada kecelakaan di km 46 kalo gak salah. Trus bus mininya juga lambat banget … kerasanya di beberapa ruas jalan Cipularang yg mendaki, waduh lemot banget … bajaj aja kalah hehehe. Tapi gak pa2 lah, lagi2 yg penting bisa nyampe di Bandung dengan selamat meskipun waktu menunjukkan jam 21.20 Gila memang … 3.5 jam di perjalanan dengan naik travel!!!

Tenang … ini belum selesai. Sesampainya di Bandung, aku langsung menuju kos-an Bontek. Lihat-lihat HP ternyata dah mati.  Langsung dah keluarin charger dari tas dan dicolok ke colokan listriknya Bontek yg udah uzur. Tapi ternyata …. tidak ada tanda-tanda kehidupan pada HP-ku yg telah berumur 8.5bulan ini. What’s wrong? Kupikir awalnya paling colokan listriknya Bontek ini yg rusak. Tetapi sesegera setelah itu aku tes di colokan listriknya Opik yg satu kos dengan Bontek, HPku tetap ngambek. Waduh …. dicoba-coba lagi di tempat lain juga tetap sama. Sial … terpaksa deh selama tiga hari aku di Bandung benar-benar disconnected dari dunia luar … yg biasanya terhubung via jaringan telekomunikasi selular ini.

Kesialan ini juga ditambah dengan hujan deras yg senantiasa ada menyambut kehadiranku di Bandung. Belum lagi sakit perutnya Keno yg tiba-tiba, adanya rapat BG pada saat Jumat malam, tertinggalnya handuk dan jaket di kos-an Bulug, tidak dapat bertemu dengan Om Ris dan Arin yg kebetulan ke Bandung juga sampai melakukan tindakan membuat Asta tidak menepati janji dengan temannya dan berdebat dengan teman dengan keras ampe masih tersisa rasa panas membara di hati padahal dia dah mo pindah pulau dalam jangka waktu yg panjang ….

Sadarlah … Jan! Mungkin ini suatu pertanda …

Introspeksi diri ….

Tentang guciano

me? just one of the human being that so unperfect, unbalance ... full of error ... but dream to be loved by entire humankind ...
Pos ini dipublikasikan di blablabla, emotion sickness. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s